oleh: Nisa M. Ahsani & Rofiq Nurdiansyah
…. kerja sama ini merupakan salah satu cara menyiapkan akreditasi internasional.
            Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) adalah salah satu fakultas yang tengah menjalin kerja sama internasional, yakni dengan adanya Program Student Exchange (pertukaran pelajar) dan Program Double Degree (gelar ganda). Program-program tersebut terealisasi melalui kerja sama dengan beberapa universitas di luar negeri.
            Imam Djati Widodo, Dekan FTI, memaparkan bahwa semua jurusan di FTI telah menjalin kerja sama internasional. Jurusan Teknik Industri telah memiliki program yang levelnya lebih tinggi dari pertukaran pelajar dengan waktu pelaksanaan dua semester. Beberapa mahasiswa Teknik Industri UII mengerjakan skripsi dan lulus di Thailand. Program Gelar Ganda juga telah dilakukan oleh Jurusan Teknik Kimia melalui kerja sama dengan Belanda. Teknik Kimia dan  Teknik Mesin telah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas di Thailand. Sementara itu, Teknik Elektro baru akan mengirimkan mahasiswanya. Namun, Jurusan Teknik Elektro telah melakukan lecturer exchange (pertukaran pengajar).
Diakui Imam, UII memiliki banyak kesempatan perihal kerja sama internasional. Dalam waktu dekat ini, pihak FTI telah berencana untuk menjalin kerja sama dengan Youngsan University di Korea Selatan. Wacana ini telah mendapat persetujuan dari pihak universitas.
            Ketua Jurusan Teknik Informatika, Hendrik, menuturkan bahwa program pertukaran pelajar di Teknik Informatika sebagai bentuk kerja sama dengan Rajamangala University of Technology Thanyaburi (RMUTT), Thailand. Setiap tahunnya, pihak RMUTT mengirim perwakilan mahasiswanya ke UII, begitu juga sebaliknya. Realisasi Program pertukaran pelajar di Jurusan Teknik Informatika dimulai tahun 2014. Hendrik menjelaskan bahwa selama ini realisasi program ini masih berupa pengerjaan mini project. Ia juga menuturkan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu cara menyiapkan akreditasi internasional. Dengan adanya kerja sama tersebut, Hendrik berharap mahasiswa memiliki kesempatan ke luar negeri dan UII semakin dikenal.
            Salah seorang mahasiswa pertukaran pelajar, M Khoirul Ummam, menuturkan bahwa ia mengikuti program tersebut selama empat bulan. Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia ini dikirim ke Chulalongkorn University Thailand pada Januari 2015. Ia mengaku bahwa atmosfer kegiatan kuliah di sana berbeda dengan di UII. Terlebih, Chulalongkorn University dilengkapi dengan fasilitas belajar hingga fasilitas olahraga. Selama berkuliah di sana, pihaknya sama sekali tidak mengeluarkan biaya karena mahasiswa pertukaran pelajar mendapat beasiswa.
Bagikan: