Oleh: Annisa Rositasari*

Kuliah perdana Universitas Islam Indonesia (UII) yang diadakan pada tanggal 14 Agustus 2017 mengangkat tema “Mahasiswa Berprestasi Pemimpin Masa Depan Negeri”. Acara tersebut berlokasi di Auditorium  Abdul Kahar Mudzakir UII.  Rangkaian acara kuliah perdana diawali dengan pembukaan, laporan penerimaan mahasiswa baru oleh Wakil Rektor I, dan penyerahan mahasiswa baru kepada pihak universitas yang diwakili mahasiswa baru dengan didampingi orang tua wali. Acara dilanjutkan acara hiburan yang menampilkan Tari Saman oleh International Program Dance Club (IPDC) Fakultas Ekonomi dan paduan suara oleh Miracle Voice UII. Kemudian dilanjutkan dengan pidato oleh Rektor sekaligus pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, setelah itu penyampaian materi oleh pembicara yaitu Handry Satriago selaku CEO  General Electric  (GE) Indonesia dan ditutup dengan pembacaan doa.

Salah satu mahasiswa duduk terlantar di luar gedung saat berlangsungnya kuliah perdana. (Foto: Fatih/Profesi)

Namun, dari berbagai rangkaian acara ada yang terlihat berbeda di bagian luar gedung saat acara berlangsung. Beberapa mahasiswa berdiri dan duduk-duduk di trotoar utara gedung Auditorium Kahar Mudzakir. Beberapa mahasiswa datang terlambat sehingga tidak mendapat tempat duduk. Salah satu mahasiswa baru Program Hukum Islam Fakultas Ilmu Agama Islam, Muhammad Syukron Alfarozi, mengatakan bahwa dirinya datang terlambat dan melihat bangku di dalam gedung sudah penuh. Walaupun datang terlambat, ia tetap mengikuti kuliah perdana karena menurutnya inilah awal seorang mahasiswa untuk mengetahui latar belakang suatu universitas, serta ajang mahasiswa baru mencari teman baru. Lain halnya dengan mahasiswa baru asal Temanggung, Jawa Tengah, Putri Malia Ulfa dari Program Psikologi Fakultas Psikologi dan Seni Budaya. Mahasiswa ini tidak datang terlambat, namun tetap tidak mendapat kursi di dalam. “Enggak telat, soalnya tadi mau masuk ke dalam bilangnya masih ada, malah terus bilang “udah habis dek, udah dibelakang aja” tapi gapapa,” tambahnya. Hal ini langsung ditanggapi oleh salah satu Panitia Kuliah Perdana,  Mono Nanang. Menurutnya kursi yang disediakan sudah sesuai dengan jumlah mahasiswa baru, namun ada mahasiswa baru yang keluar dari gedung dan tidak kembali masuk duduk di dalam gedung.

Mahasiswa yang berada di luar sebenarnya tetap dapat mendapat informasi dan rangkaian acara kuliah perdana karena panitia  telah menyediakan televisi dan sound system di luar gedung. Namun pada kenyataannya, sound system yang ada di luar tidak memadai dan ada sound system yang rusak walaupun sudah diperbaiki, sehingga banyak mahasiswa yang mengeluhkan hal tersebut karena tidak mengetahui rangkaian acara secara jelas. Dibalik semua kejadian itu, menurut Syukron kuliah perdana hal yang menyenangkan. “Saya ini jauh-jauh dateng dari Medan kan tujuan kemari pertama itu belajar, terus menjalin silaturahmi jadi ya senenglah bisa dapet banyak kawan, banyak pengalaman dari kawan-kawan, bisa sharing,” ujarnya.

*Penulis adalah Magang LPM Profesi FTI UII