Allah melihat, malaikat mencatat.
Lembaga Dakwah Fakultas “Centris” cipta kantin di pojok guna melatih
kewirausahaan dan kejujuran mahasiswa FTI

Pemandangan yang tidak seperti biasa tampak di sudut lantai 2 FTI. Kantin Kejujuran, sebutan itulah yang menonjol dari kejauhan. Kantin ini merupakan rencana dari Lembaga Dakwah Fakultas “Centris” untuk mengadakan pelatihan kewirausahaan yang ditujukan bagi anggota dari Divisi Finansial Centris.

Tujuan diadakannya kantin kejujuran tak ubahnya untuk pemasukan dan pengembangan kemampuaan berwirausaha dari tiap anggota Centris. Adanya kantin ini “Supaya bagaimana mahasiswa FTI itu untuk belajar kejujuran,” ungkap Rifqi Fatmala selaku Ketua Divisi Finansial Centris.

Namun, keberadaan kantin tersebut lebih lama dari yang direncanakan. Masalahnya, birokrasi yang agak susah ke dekanat. Berbekal usaha lebih, akhirnya Centris dapat berkonsultasi ke Wakil Dekan FTI perihal rencana tersebut. Dengan alasan utama pemasukan Centris, beliau menyetujui dan mengarahkan untuk ke bagian perbekalan. Hal apa saja yang dibutuhkan untuk keperluan kantin tersebut. Begitulah paparan kadiv asal Teknik Kimia 2012.

Baca Juga:  Wajah Baru Advokasi

Dalam penentuan letak kantin, Divisi Finansial Centris telah berdiskusi dengan anggota Centris lainnya dan berkonsultasi dengan wakil dekan untuk membahas letak kantin yang strategis dan tidak mengganggu aktifitas mahasiswa di FTI. Letak kantin di bagian timur dipilih karena itu merupakan jalan utama yang sering dilewati oleh mahasiswa saat masuk ke kampus.

Mengapa di lantai 2?
Mereka beranggapan mayoritas mahasiswa di saat menunggu waktu untuk kuliah atau sedang menunggu dosen, biasanya lapar atau dahaga. Mereka mengambil kesempatan yang ada untuk mendirikan kantin ditengah aktivitas di FTI yaitu di lantai 2 bagian timur.

“Kalau untuk menghalangi jalan, saya rasa nggak menghalangi. Soalnya, posisinya nggak menghalangi,” ujar Rifqi kepada PROFESI.

Baca Juga:  Nyamankah Kuliah Perdana?

Senada dengan program itu, Nurul Aulia asal Teknik Elektro 2012 berpendapat tingkat keefektifan program ini didasarkan oleh lokasi dan barang yang didagangkan. “Efektif atau tidaknya, tergantung letak dan apa yang dijual,” ungkapnya.

Modal awal untuk mendirikan kantin berasal dari keuangan Centris sendiri. Dan kedepannya, siapapun yang ingin bekerja sama dengan menitip dagangannya di kantin tersebut, dapat langsung menemui pihak terkait di Centris. (Tantowi)

Bagikan: