SENIN (8/9) 2014. Pukul 05.30 aktivitas di pos kesehatan PETA 2014 yang bertempat di ruang 01.05 sudah terlihat dengan adanya dua mahasiswa baru peserta PETA yang sudah berada di ruangan. Dua mahasiwa baru tersebut di antaranya Ilman jurusan Teknik Indutri yang mengaku terdapat pen (pemasangan skrup pada tulang) dikakinya sehingga tidak dapat melakukan beberapa rangkaian aktivitas berat, dan Ivan jurusan Teknik Informatika yang memiliki masalah pernafasan. Di pos kesehatan tersebut hanya ada dua orang panitia yang berjaga yaitu Anjani dari Teknik Industri dan Nita dari Teknik Kimia. Sedangkan yang lain berjaga di pos masing – masing. “2 orang berjaga di Gerbang UII, di jembatan depan Kahar 1, di Parkiran 2 orang, di Rektorat 4 orang, di Bunderan deket parkiran 2, di depan (dekat panggung acara) 2 orang, terus di dalem sini (hall) 2 orang” jelas Nita.

            Di dalam ruangan tidak ada penanganan khusus untuk para peserta yang sakit, karena menurut panitia peserta hanya butuh istirahat begitu pula untuk beberapa peserta lainnya. Terkecuali salah satu peserta dari Teknik Elektro yang dilarikan ke Rumah Sakit karena masalah jantung. Dalam penangananya Departemen Kesehatan dibantu beberapa orang dari Departemen lain seperti Humas, untuk mengevakuasi peserta yang sakit.
            Di dalam pos Kesehatan tidak terdapat perlengkapan maupun alat – alat kesehatan yang seharusnya. Hanya beberapa lembar tikar untuk duduk dan rebahan para peserta, dan sekat antara tempat istirahat laki – laki dan perempuan. “Box obatnya cuma satu dan dibawa ke depan (area panggung).” Ungkap Nita. Padahal disaat yang bersamaan seorang peserta membutuhkan obat, akibatnya panitia harus mencari obat ke sana – kemari. Bahkan gelas untuk minum peserta pun tidak tersedia, sehingga panitia harus mencari ke Departemen Konsumsi. “Ada yang bawa gelas, tapi engga atau siapa.” tutur Anjani. Perlengkapan kesehatan sendiri tiba di pos Kesehatan sekitar pukul 09.00. (Helmy)
Bagikan: