Jumat (30/1/2015), Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) kembali melakukan aksi untuk mengawal dalam misi menyelamatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya (26/1).

Berbeda dengan aksi sebelumnya, lokasi yang digunakan untuk menggelar aksi tersebut bertempat di depan Auditorium Kahar Muzakir UII. Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri Rektor UII Harsoyo dan Wakil Rektor III UII Abdul Jamil. Rektor UII juga membuat pernyataan secara resmi bahwa UII ikut mengawal dan ambil bagian terkait kriminalisasi dan politisasi di tubuh KPK dan POLRI.

Terkait masalah tersebut, UII juga sudah menggugat ke Mahkamah Konstitusi namun ditolak. “UII sudah menggugat ke Mahkamah Konstitusi awal Januari berkaitan dengan KPK tapi gugatan kita ditolak,” Ungkap Jamil.

Baca Juga:  Sudut Malam Boulevard UII

Dalam aksi ini mahasiswa bergantian melakukan orasi. “Kami selalu mengawal kebobrokan moralitas, dari aksi kecil yang akan berdampak besar bagi Indonesia,”  orasi dari salah satu mahasiswa. Wakil Rektor III UII juga menyampaikan untuk kedepannya mahasiswa UII akan kembali melakukan aksi kembali apabila presiden belum juga bertindak tegas terkait masalah tersebut. UII juga akan mendatangkan langsung guru-guru besar UII dan meminta pendapat mereka diantaranya Mahfud MD dan Busyro Muqoddas serta melakukan kajian-kajian perihal persoalan bangsa ini.

Bagikan: