Pameran Purwarupa Aplikasi Berjalan sebagai langkah awal mengembangkan kreatifitas mahasiswa.

Bertempat di hall K.H. Mas Mansyur, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia, Selasa (20/12) telah berlangsung Pameran Karya Purwarupa Aplikasi Bergerak. Pameran ini diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Informatika. Dimulai sejak pukul 09.00 WIB, pengunjung meramaikan stand-stand yang didirikan guna memamerkan karya-karya mahasiswa semester 1 Jurusan Teknik Informatika. Diikuti sebanyak 32 kelompok, pameran ini merupakan kelanjutan dari tugas besar mata kuliah Pemikiran Desain, yang merupakan salah satu mata kuliah dari kurikulum baru.

Menurut salah satu peserta pameran, Muhammad Gilang Rizky Ramadhan, mengatakan bahwa ia merasa sangat terbantu dengan diadakannya pameran ini. “Misalkan kami sudah terjun di dunia kerja, setidaknya kami sudah mempunyai sedikit pengalaman,” jelas Gilang. Adapula Linda Ariastuti dan Febriana Kurniasari, mahasiswi Jurusan Teknik Informatika angkatan 2016 yang mengikuti pameran ini mengatakan bahwa pameran ini menambah wawasan mereka. “Jadi kita dari awal semester kita sudah tahu cara buat aplikasi bagaimana,” ujar Ninda. Mereka sudah mempersiapkan karyanya sejak tanggal 16 Desember 2016. Gilang menjelaskan, “Setelah pertemuan kami menyusun konsep, terus menggambar poster, juga menyempurnakan purwarupa.”

Baca Juga:  Mahasiswa di tengah Polemik Pembangunan Bandara NYIA

Febri mengungkapkan bahwa dosen sejak awal sudah membimbing pengerjaan proyek mata kuliah Pemikiran Desain ini, sehingga nantinya aplikasi yang dibuat dapat diterima oleh mahasiswa yang lain. “Mereka selalu membimbing kami, menuntun kami, biar kami nggak salah jalan. Saya sendiri sempat kemarin berpikir terlalu jauh, untuk merealisasikan. Ternyata tidak, ternyata mereka hanya menuntut kami untuk membuat sebuah purwarupa,” tambah Gilang.

Lain lagi dengan Sinthia Meliana Wijaya dan Dira Juniarty yang merupakan mahasiswi Jurusan Teknik Informatika angkatan 2015. Mereka sangat menyayangkan perihal peserta pameran yang hanya terdiri dari angkatan 2016. Menurut mereka, acara-acara seperti ini sangat bermanfaat, tetapi angkatan meraka tidak mendapatkannya. “Mereka lebih kelihatan, kayanya soft skillnya juga digunain disini,” tutur Sinthia. “Mereka dilatih, desainnya dilatih sedangkan kita belum masuk pelajaran itu,” tambah Dira. Terlepas dari hal itu, mereka mengharapkan kedepannya acara-acara seperti ini terus ada.

Baca Juga:  PROYEK 10.000 WATT SEL SURYA FTI UII

Reportase bersama: Dicky Puja Pratama

Bagikan: