Rabu, (3/05/2017) telah diadakan forum diskusi umum dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Mengangkat tema Budaya Pendidikan Indonesia, forum ini menjadi wadah bagi seluruh Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (KM UII) dalam menyampaikan aspirasinya mengenai pendidikan di Indonesia. Berlokasi di Ruang Auditorium Lantai 2 Perpustakaan Pusat UII, diskusi tersebut dipandu oleh moderator Khumaid Akhyat Sulkhan. Sedangkan pemantik diskusi adalah Dr. Abdul Jamil, S.H., M.H. yang juga merupakan dosen Fakultas Hukum UII. Diskusi yang diadakan oleh Tim Social Campaign Unisi Art Festival 2017 ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Unisi Art Festival 2017.

Dalam acara diskusi yang dimulai pukul 09.32 WIB tersebut, Abdul Jamil menyampaikan beberapa hal terkait budaya pendidikan di Indonesia. Menurutnya, banyak kebijakan pendidikan di Indonesia yang perlu dikritisi. Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia dipengaruhi oleh pendidiknya. Di akhir acara, Abdul Jamil memimpin pembacaan Ikrar Pendidikan Berbudaya Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Ikrar tersebut menegaskan kembali bahwa KM UII berikrar untuk bersatu dalam perbedaan, mengaku bagian dari semangat pendidikan, bertekad menjunjung tinggi toleransi kebudayaan, berjanji ikhlas mengabdi untuk bumi pertiwi.

Baca Juga:  Mengikuti Kuliah Perdana Tanpa Kursi

Kegiatan diskusi ini juga dinilai sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena dapat membuka wawasan mengenai budaya pendidikan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu peserta diskusi Luthfi Ma’arif yang merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia. Harapannya terkait acara ini adalah agar pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya. Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu staf dari Departemen Keilmuan LEM UII, Aditya Kurniawan. Menurut laki-laki yang akrab disapa Adit, acara ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat membuat mahasiswa lebih open minded terkait idealisme pendidikan di Indonesia. “Dalam acara ini mahasiswa juga dituntut untuk menjadi mahasiswa yang peka terhadap kondisi sekitar,” ungkap Adit.

Baca Juga:  Belum Sejahtera, Buruh Yogyakarta Merana

Kegiatan ini diadakan dalam rangka social campaign. Unisi Art Festival 2017 sendiri merupakan program kerja dari Departemen Kreasi Mahasiswa Lembaga Eksekutif Mahasiswa UII (KREMA LEM UII). Acara yang digadang-gadang menjadi pagelaran seni terbesar di UII ini akan diadakan pada tanggal 8 dan 9 Juli 2017 mendatang. Dalam acara tersebut akan ada kegiatan Pasar Mahasiswa, Pentas Seni, dan Lomba Seni. Menurut Ketua Organizing Committee Unisi Art Festival 2017 yang akrab disapa Wasis, Unisi Art Festival yang baru pertama kali akan diadakan ini adalah dalam rangka mengakomodasi seni yang ada di UII. “Per fakultas itu harus kolaborasi menampilkan seni-seni di fakultasnya,” ungkap Wasis. Unisi Art Festival 2017 rencananya akan diadakan di Lapangan Parkir Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya.

Baca Juga:  Wakil Rektor III UII: Kami rakyat yang jelas!

Reportase bersama: Cilly Mayori

Bagikan: