Pintu gerbang Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) terpadu di Jalan Kaliurang KM 14,5 kini telah memiliki Boulevard buah dari pembanganunan sejak tahun 2015 silam. Banyak mahasiswa maupun masyarakat yang menggunakan area boulevard tersebut untuk berbagai keperluan.  Baik penggunaan untuk hunting foto, olahraga, sarana tempat bermain anak-anak, bahkan sampai kegiatan rapat. Kawasan ini tak pernah sepi pengunjung, bahkan pada malam hari. Lampu-lampu terpasang di sepanjang jalan yang ada di boulevard.

Namun, , masih saja ada oknum-oknum yang menyalahgunakan fasilitas boulevard kampus ini. Tidak jarang terihat banyak pasangan muda-mudi yang dengan sengaja berduaan di beberapa area yang berada di kawasan boulevard. Hal tersebut dibenarkan oleh petugas keamanan UII. “Penyebab pertamanya, emang disediakannya tempat. Tidak mungkin mereka datang kalau tidak disediakannya tempat, itu kan ada tempat-tempat duduk yang nyaman. Ada lampu yang letaknnya di bawah pohon-pohon yang teduh mengundang mereka datang untuk jadian atau pacaran atau hanya sekadar duduk-duduk karena tempat yang nyaman,” ujar Surono salah satu satpam boulevard UII.

Baca Juga:  Parkiran Banjir, Mesin Diesel Dikerahkan

Pihak UII pun sudah berupaya menanggulangi hal-hal tersebut dengan pengamanan dan pengawasan melalui petugas keamanan (satpam). Tindakan yang dilakukan satpam salah satunya dengan cara mematikan lampu di beberapa titik agar oknum segera meninggalkan area Boulevard. Jika usaha tersebut tidak berhasil, maka satpam akan bertindak tegas untuk mengusir secara langsung.

Meskipun demikian, ada juga pihak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas boulevard tersebut dengan cara lain. Yanti, salah satu pengunjung yang datang bersama anaknya mengaku senang datang ke boulevard. Menurutnya, di kawasan boulevard tersebut anaknya bisa bermain dan berlari-larian di salah satu sisi jalan boulevard. Sisi jalan tersebut ialah sisi jalan di boulevard yang mulai ditutup sejak waktu maghrib. Namun, ia sempat mengutarakan kekecewaannya dengan pengunjung lain boulevard yang membuang sampah sembarangan. “Kan kita yang bawa sendiri, ya sampahnya harus dibuang ke tempat sampah gitu loh”, ujarnya.

Baca Juga:  Sterilisasi Jalan untuk Kelancaran Acara

Boulevard memang kawasan yang tidak hanya dipergunakan oleh mahasiswa maupun civita akademika UII. Namun, masyarakat sekitar juga dapat berkunjung dan memanfaatkan beberapa fasilitas yang ada di boulevard. Sebagai kawasan yang berada di area pintu gerbang UII, petugas keamanan juga telah mengatur waktu penutupan akses jalan di boulevard. Mekanisme penguncian gerbang utama sebenarnya dianjurkan setelah magrib, tetapi menimbang banyaknya aktivitas mahasiswa di luar kegiatan akademik pada malam hari, maka penutupan gerbang bisa menyesuaikan hingga pukul 22.00 WIB. Masyarakat sekitar pun turut membantu mengamankan area Boulevard dengan menutup pintu gerbang yang menghubungkan desa mereka dengan kampus. Kawasan Lodadi misalnya, mereka membangun insiatif untuk menutup akses menuju kampus jika sudah larut malam.

Baca Juga:  Wakil Rektor III UII: Kami rakyat yang jelas!

Reportase Bersama: Meitipul Ade R., Retno Paras R., Haritsa Taqiyya M.

Bagikan: