Berita ini merupakan salah satu tulisan yang pernah diterbitkan di produk GONJANG-GANJING edisi April 2018

Ruang Inspirasi, sebuah tempat yang mewadahi kebutuhan mahasiswa akan ruang publik yang dapat digunakan sebagai tempat diskusi

Berawal dari minimnya fasilitas untuk berkumpul di Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Rizqi Ramadhani salah satu mahasiswa jurusan Teknik Industri angkatan 2013, mempunyai gagasan tentang sebuah ruang yang dinamai Ruang Inspirasi. Ia terinspirasi dari sebuah ruang pada yayasan yang dimiliki guru Sekolah Menengah Atas-nya. “Ruang Inspirasi merupakan semacam fasilitas yang bisa mewadahi kebutuhan mahasiswa untuk berkumpul, ngobrol produktif, dan sebagai tempat yang nyaman untuk riset sharing session Pekan Kreativitas Mahasiswa,” ujar mahasiswa penggemar riset itu.

Ruang Inspirasi dahulunya adalah sebuah ruang yang disebut Ruang Riset. Akan tetapi, belum ada pengelolaan yang baik sehingga hanya dijadikan sebagai gudang sementara. Ruang Inspirasi dirintis pada tahun 2015. Kemudian pada 21 September 2016 dilakukan Grand Opening oleh pendiri yang menaungi proyek ini. Dilanjutkan dengan peresmian oleh Dekan FTI UII, Imam Djati Widodo. Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan, Beni Suranto dan Koordinator Pengelola Riset Mahasiswa Teknik Industri, Vembri Noor Helia. Pada 17 November 2017, Ruang Inspirasi diserahkan kepada tim pengelola. Pengelola Utama dari Ruang Inspirasi adalah Komunitas Riset Teknik Industri dan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) bersama Asisten Laboratorium Sistem Manufaktur Terintegrasi Teknik Industri dengan tujuan mempermudah pengelolaan.

Baca Juga:  KAHAM UII Peringati Humanity Day

Ruangan Inspirasi merupakan milik FTI, hanya saja berada di Laboratorium Sistem Manufaktur. Tidak banyak mahasiswa mengetahuii ruangan ini, salah satu sebabnya yaitu letaknya yang berada di bagian timur basemen Fakultas Ilmu Agama Islam. Ruangan ini sering digunakan mahasiswa untuk mengerjakan riset, tugas bersama, bimbingan asisten laboratorium, dan brainstorming. Juga untuk berkumpul suatu acara seperti sharing session PKM, rapat pelaksanaan kegiatan, acara himpunan, dan taklim. Walaupun didirikan oleh mahasiswa Teknik Industri, ruangan ini dapat digunakan oleh seluruh mahasiswa UII. Ruangan ini dapat digunakan tanpa dipungut biaya dengan tetap mengikuti peraturan yang ada. Apabila akan menggunakan ruangan tersebut secara berkelompok, pengguna harus mengajukan surat peminjaman kepada pengelola melalui media sosial Ruang Inspirasi atau melalui kontak yang telah disediakan. Sedangkan, untuk penggunaan secara individu, dapat meminta langsung izin dari pengelola atau asisten laboratorium yang ada.

Baca Juga:  Kaliurang Unisi yang Tercepat dengan Teknologi Terbaik

Dengan bantuan mahasiswa arsitektur UII dan Desain Interior Institut Seni Indonesia, ruangan ini didesain dengan unik. Pada beberapa dinding terdapat tulisan-tulisan motivasi yang diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada siapa pun yang berkunjung. Didalam ruangan juga terdapat foto-foto prestasi, tulisan dari ideide yang ada, dan Koinspirasi yaitu sebuah gentong sedekah yang diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian para pengguna untuk membantu pengembangan dan pengelolaan Ruang Inspirasi. Terdapat pula papan inspirasi, gelas dan stoples, papan tulis, dispenser, stop kontak, kipas angin, meja lipat, koleksi buku, komputer, TV LED, dan meja diskusi. Ada yang menarik yaitu Bean Bag, sebuah bantal duduk dengan bentuk yang cukup unik. Berukuran 5 kali 5 meter, ruangan ini dapat menampung sebanyak 35 orang.

Baca Juga:  Berta'aruf dengan Lembaga Mahasiswa UII

Menurut Sulton, Mahasiswa Teknik Industri, Ruang Inspirasi merupakan ruangan yang nyaman untuk berkumpul. “Dalam pengalaman saya sendiri di Ruang Inspirasi, saya bisa mendapat ide untuk mengerjakan tugas yang segera diselesaikan,” ujarnya. Agar informasi mengenai Ruang Inspirasi dapat tersebar ke seluruh universitas, pengelola berencana akan membuat buku manual yang kemudian akan disebarkan akhir Maret 2018 ke seluruh fakultas di UII.

Tim Reportase: Andika, Nayoko, Yulinda, dan Dewi

Bagikan: