Judul buku       : Gitanjali

Penulis             : Febrialdi R

Penerbit           : Media Kita

Tahun terbit     : 2018

Tebal buku       : x + 302 halaman

“Bertualang di alam liar lebih aman ketimbang menyusuri belantara hati satu orang.” (Halaman 17)

Buku ini mengisahkan tentang seorang laki-laki penggiat alam bernama Ed yang hendak melakukan pendakian tujuh puncak tertinggi di Indonesia (The Seven Summits of Indonesia). Ia juga seorang pekerja yang belum tuntas pada kuliah tingkat sarjananya. Ia melakukan perjalanan itu dikarenakan berbagai permasalahan yang membuatnya bingung, salah satunya adalah permasalahan dengan sang kekasih.

Berangkat dari Kota Bandung tempat ia bertemu dengan gadis bernama Ine yang menjadi sebab ia melakukan perjalanan ini, hingga tiba di Kota Yogyakarta, tempat dia dibesarkan di sebuah panti asuhan. Peristiwa demi peristiwa aneh telah ia alami. Baik dari bertemu seorang laki-laki berumur yang dengan tiba-tiba menceritakan kisah hidupnya hingga bertemu seorang gadis manis yang berhijab. Seorang gadis yang hampir menggoyahkan perjalanannya, Putri, begitulah ia memperkenalkan diri. Gadis berhijab yang tak lain adalah anak dari penerus panti asuhan tempat Ed dibesarkan.

Baca Juga:  Drama Tempat Parkir di Universitas Islam Indonesia

Ed memulai pendakiannya di Gunung Semeru dan bertemu dengan sahabatnya, Cery. Ed yang mulai lupa akan keberadaan Ine kembali resah sebab mendapatkan e-mail dari sang kekasih yang memintanya untuk segera bertemu. Saat di Ranu Kumbolo, Ed bertemu dengan dua gadis cantik yang menyebalkan. Mereka jatuh hati pada Ed hingga mengorbankan pertemanannya demi mendapatkan Ed. Dari perkenalannya di Semeru dengan dua gadis itu, Ed memutuskan untuk melanjutkan pendakiannya ke Gunung Rinjani tidak seorang diri. Pengalaman yang tidak diharapkan pun terjadi di Rinjani, yang mengharuskan Ed untuk kembali turun sebelum mencapai puncak.

“Tuhan itu tidak perlu dicari. Tuhan itu sedekat jantung dan detak, seintim denyut dengan nadi.” (Halaman 287)

Baca Juga:  Salahkah Baper?

Buku ini dikemas dengan menarik sehingga tidak membosankan. Dengan mengambil contoh permasalahan umum yang dapat terjadi disekitar kita, pembaca dengan mudah dapat memahami isi buku. Permasalahan-permasalahan yang ada, dengan berbagai kisah menarik Ed dalam perjalanannya membuat pembaca bertanya-tanya akan kelanjutannya. Meski ada beberapa kalimat yang berulang-ulang, Febrialdi mampu membuat pembaca tetap memahami dan merasakan apa yang ia kisahkan.

Bagikan: