Pihak Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan bekerja sama dengan Dewan Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (DPM UII) berencana melakukan revitalisasi serentak di semua kantor lembaga yang ada di UII. Rencana revitalisasi ini bertujuan untuk menarik minat mahasiswa untuk berlembaga, membuang stigma negatif tentang kantor yang kumuh dan cenderung tidak terawat, serta untuk memfasilitasi mahasiswa, terutama mahasiswa yang aktif berlembaga. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pembinaan Kemahasiswaan, Beni Suranto, saat ditemui tim reportase LPM PROFESI di ruangannya.

Cahya Nugraha, selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (DPM FTI) UII menyampaikan bahwa revitalisasi ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena hal tersebut sudah lama tidak dilakukan di UII. “Penting sekali, karena terakhir revitalisasi itu terakhir kapan? Sudah lama sekali.” Ia juga menyampaikan bahwa kantor lembaga jangan hanya dilihat dari kinerjanya saja, tetapi lihat juga kantornya. Dengan membuat kantor lembaga menjadi lebih nyaman, menurutnya dapat menimbulkan potensi besar untuk menarik perhatian mahasiswa ikut berorganisasi.

Selain itu, pria yang kerap disapa Ara ini juga menyampaikan terkait pendanaan revitalisasi. Berdasarkan penuturannya, semua dana untuk keperluan revitalisasi kantor Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), serta semua keluhan dan kerusakan yang terjadi akan didata oleh pihak DPM FTI. Kemudian DPM FTI akan memberikan data-data tersebut ke pihak DPM UII. Setelah semua data setiap lembaga di masing-masing fakultas terkumpul, maka DPM UII akan memberikan data tersebut ke pihak rektorat.

Baca Juga:  Pembenahan Fungsi dan Peran Lembaga FTI UII

Kemudian ia juga mengatakan bahwa apabila ada dana yang kurang atau dana dari rektorat tidak turun semua, maka mereka berencana akan mempertimbangkan dana hibah dari masing-masing lembaga. Dana hibah didapatkan dari DPM FTI periode 2016/2017 dengan rincian: 1) DPM FTI sebesar Rp2.513.662; 2) LEM FTI sebesar Rp21.680.715; 3) LPM PROFESI FTI UII belum ada keterangan. Dana tersebut digunakan untuk renovasi Kantor Lembaga Kemahasiswaan FTI UII saja.

Berikut kami sajikan data-data kebutuhan revitalisasi kantor lembaga di FTI UII yang kami dapatkan dari DPM FTI UII.

LEMBAGA KEMAHASISWAAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

NO BARANG
1 CCTV (INFRA MERAH)
2 TRALIS JENDELA
3 LAMPU
4 CAT BIRU TAMPAK LUAR
5 CAT NILA
6 GAGANG PINTU SMART LOCK
7 KARPET KANTOR
8 PERBAIKAN TOILET
9 TRALIS PINTU MASUK
10 CAT KUSEN
11 KOTAK SURAT
12 KANOPI
13 PERBAIKAN TAMAN
14 GENTENG KANTOR
15 PENGHARUM OTOMATIS
16 KESET
17 JENDELA
18 GAZEBO
19 CAT MARKA PARKIRAN

 

HMTK-TT

NO BARANG
1 CAT ULANG PLAFON
2 ENGSEL PINTU
3 CPU
4 KABEL ROLL 5M 4 LOBANG

 

HMTI

NO BARANG
1 PLAFON
2 STOP KONTAK
3 WHITE BOARD 2 X 1.5 M
4 RAK SEPATU
5 KABEL ROLL 5M 4 LOBANG

 

HMTF

NO BARANG
1 STOP KONTAK
2 WHITE BOARD 2 X 1.5 M
3 RAK SEPATU
4 KABEL ROLL 4 5M LOBANG

 

HMTE

NO BARANG
1 SAKLAR
2 ENGSEL
3 CPU
4 RAK SEPATU
5 KABEL ROLL 5M 4 LOBANG
6 PERBAIKAN LEMARI

 

HMTM

Baca Juga:  Memahami Penyewaan Lapak di Pasar Beringharjo
NO BARANG
1 SAKLAR
2 ENGSEL
3 CPU
4 RAK SEPATU
5 KABEL ROLL 5M 4 LOBANG

 

LEM

NO BARANG
1 PROYEKTOR
2 PLAFON BOCOR
3 CPU
4 RAK GANTUNG
5 KABEL ROLL 5M 4 LOBANG

 

LPM

NO BARANG
1 ATAP BOCOR
2 PLAFON
3 STOP KONTAK
4 RAK GANTUNG
5 KABEL ROLL 5M 4 LOBANG
6 KIPAS ANGIN
7 PRINTER

 

Mengenai fasilitas yang ingin diperbaiki, Beni menuturkan bahwa perspektif untuk mahasiswa yang berlembaga mengenai fasilitas berbeda-beda. Ia pun meminta dilampirkan foto atau penjelasan yang rasional. Setelah itu akan ditentukan hal apa saja yang harus diprioritaskan. “Katakanlah seperti pintu, dibutuhkan pintu baru, namun pintu sebelumnya belum rusak, tapi dinilai tidak aman misalnya. Beberapa kali ada kejadian pencurian dan sebagainya, itu kan kita tidak mau,” ujar Beni.

Ia pun menyampaikan bahwa membuat kantor lembaga menjadi lebih menarik itu diperlukan. Dengan membuat kantor lembaga menjadi menarik, ia berharap banyak kegiatan-kegiatan yang dapat menarik mahasiswa untuk berpartisipasi di dalamnya, serta dapat menghilangkan stigma-stigma negatif tentang kantor lembaga.

Saat ditanya tentang pelaksanaan revitalisasi, Ara mengatakan bahwa revitalisasi dilaksanakan di awal periode, akan tetapi jadwal tepat nya ia belum mengetahui. Namun untuk data di FTI sendiri, pihak DPM FTI sudah memasukkan data ke DPM UII.

Selanjutnya, untuk tim pengawasnya sendiri, Ara mengatakan belum ada pembahasan lebih lanjut, akan tetapi dari pihak DPM FTI akan selalu mengawal kegiatan ini. “Untuk tim pengawas, belum ada pembahasan lagi, jadi rule-nya adalah menentukan kebutuhan lembaga secara umum, kebutuhan masing-masing kantor, ditampung oleh DPM FTI, kemudian diajukan kepada rektorat melalui DPM U.” Ia pun menambahkan bahwa sebelum diajukan ke rektorat, semua data permintaan untuk revitalisasi dari semua kelembagaan UII sudah terkumpul seluruhnya di DPM UII.

Baca Juga:  Belum Sejahtera, Buruh Yogyakarta Merana

Hal ini juga senada dengan apa yang disampaikan oleh Handarujati Aulia Rizky selaku Ketua Umum LEM FTI UII. Handar mengatakan bahwa untuk pelaksanaannya sendiri jadwal tepatnya belum mengetahui. Ia hanya menindaklanjuti proses revitalisasi ini bersama DPM FTI. Menurut informasi yang ia dapatkan, kemungkinan rencana revitalisasi tersebut akan dilaksanakan pada triwulan kedua.

Lebih lanjut, rencana revitalisasi kantor lembaga mahasiswa baru direncanakan akhir-akhir ini. Hal ini disebabkan karena dari sisi mahasiswa yang berlembaga tidak ada yang menyuarakan terkait kondisi kantor kelembagaannya. “Waktu itu dari sisi lembaga tidak menyuarakan,” ujar Beni. Barulah pada tahun 2017, pihak rektorat beserta jajarannya menyadari bahwa dalam proses pengakreditasian, meninjau seluruh fasilitas, termasuk kantor kelembagaan mahasiswa.

Ralat: Pada paragraf ke-4 terdapat kesalahan pada kutipan “nanti monggo mau disetor berapa untuk revitalisasi, tidak ada nominalnya, seikhlasnya”, diubah menjadi dana hibah didapatkan dari DPM FTI periode 2016/2017 dengan rincian: 1) DPM FTI sebesar Rp2.513.662; 2) LEM FTI sebesar Rp21.680.715; 3) LPM PROFESI FTI UII belum ada keterangan. Dana tersebut digunakan untuk renovasi Kantor Lembaga Kemahasiswaan FTI UII saja.

Editor: Vebri Satriadi

Bagikan: