Penyambutan keluarga baru Universitas Islam Indonesia (UII) Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) UII menyelenggarakan acara Pesona Ta’aruf (PESTA) UII 2019. Acara yang merupakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) tingkat universitas tersebut diselenggarakan tiga hari berturut-turut, yakni tanggal 14 hingga 16 Agustus 2019.

Dengan diselenggarakannya PESTA, kegiatan lain yang berada di UII harus mengalami gangguan. Hal tersebut berkaitan dengan adanya penutupan di jalan Teknika pada Rabu pagi (14/8). Beberapa pengendara bermotor sempat diberhentikan oleh beberapa panitia. “… jadi memang ada keamanan di situ untuk menanyakan, sebenarnya. Ada kepentingan apa kamu masuk ke area situ?” jelas Kinas Putra Ariska, selaku staf Komisi B. Haikal Rahmadany, selaku Koordinator Divisi Keamanan, juga menjelaskan penutupan jalan di hari Rabu tersebut hanya pada jam tertentu saat kegiatan outdoor saja.

Alasan dilakukan penutupan jalan agar steril yakni sebagai ketertiban bersama. Namun, hal tersebut dibantah oleh perwakilan rektorat bidang kemahasiswaan, Beni Suranto, bahwa kegiatan di UII tidak hanya PESTA sehingga panitia semestinya sudah menginformasikan tentang adanya penutupan serta pengalihan jalan jauh-jauh hari. Sehingga kegiatan lain di luar PESTA tetap berjalan meskipun akan sedikit terganggu. Contohnya terkait lahan parkir untuk mahasiswa yang akan ke gedung FTI dan FTSP diharuskan memarkirkan kendaraannya di samping GOR. Hal tersebut dilakukan karena lahan parkir biasanya digunakan untuk mahasiswa baru.

Baca Juga:  Diskusi Umum Budaya Pendidikan Indonesia Jadi Rangkaian Unisi Art Festival 2017

Masih di hari yang sama, beberapa pengendara kebingungan dengan adanya pengalihan jalan yang tidak jelas. Bahkan beberapa mobil sempat dialihkan untuk yang ingin ke arah FTI maupun FTSP dan keluar dari pintu belakang UII, untuk belok dari FMIPA kemudian ke jalan Teknika. Karena di jalan Catur Dharma (depan Gedung Kuliah Umum) sudah didirikan tenda-tenda di sisi kanan dan kiri.

Terkait pemasangan tenda sendiri, Beni menjelaskan bahwa pihak panitia belum mengkoordinasikan dengan pihak Pengelola Fasilitas Kampus (PFK). “Memang panitia sudah memberikan surat ke PFK, itu di hari ya tidak jauh dari hari pemasangan tapi itu info dari Mas Danang itu terkait dengan parade tidak menyebutkan adanya tenda.”

Baca Juga:  Sudut Malam Boulevard UII

Menurut panitia, terjadinya kerusuhan dan kebingungan akses jalan karena adanya misscomm antar panitia dan keterlambatan panitia dalam berkoordinasi. Pihak panitia sendiri mengatakan bahwa sudah melakukan koordinasi dengan rektorat maupun satpam, meskipun terjadi keterlambatan. Sehingga pihak rektorat, rektor, langsung turun tangan memohon maaf atas terganggunya akses di kampus terpadu UII melalui broadcast email sivitas akademika.

Pihak panitia sendiri belum melakukan sosialisasi untuk warga sekitar UII secara langsung, namun terkait penyebaran informasi kepada warga internal UII panitia meminta bagian Humas rektorat untuk melakukan broadcast email. Kemudian dari panitia, mereka melakukan penyebaran informasi melalui akun ofisial LEM Universitas. Dengan begitu diharapkan tidak akan terjadi kerusuhan seperti hari Rabu.

Belum diketahui alasan keterlambatan panitia dalam berkoordinasi. Dugaan dari pihak rektorat sendiri karena adanya banyak hal yang harus dikerjakan panitia, sehingga hal seperti ini harus terjadi. Padahal di setiap rapat hingga forum bersama rektor, panitia selalu diingatkan bidang kemahasiswaan untuk berkoordinasi dengan PFK terkait kegiatan outdoor yang melibatkan jalan dan sebagainya.

Baca Juga:  Kiprah Mobil Listrik Kaliurang Unisi Generasi Ketiga

Kedewasaan panitia dituntut untuk lebih responsif dalam berkoordinasi, karena setiap kegiatan terdapat prosedur dan tidak semua warga internal maupun eksternal memaklumi. Kegiatan PESTA sendiri juga berbarengan dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran melaksanakan ujian dan jadwal remediasi serta beberapa agenda rektorat yang membawa tamu dari luar.

Setelah adanya evaluasi dari pihak panitia dan rektorat, panitia mulai memberikan informasi area jalan yang digunakan beserta penjelasan berupa paragraf. Selain itu, terkait lahan parkir, lahan parkir motor FTI dan FTSP menggunakan area bawah, sedangkan area atas digunakan untuk mahasiswa baru. Meskipun begitu, pihak rektorat menyayangkan kurang sigapnya panitia dalam berkoordinasi, sehingga masalah tahunan ini kurang mendapat perhatian khusus.

Akses jalan di hari Kamis dan Jumat dapat dikatakan lancar, meskipun sempat terjadi keterlambatan panitia dalam memberikan informasi dan melakukan sosialisasi baik kepada warga internal maupun eksternal UII. Bantuan satuan satpam pun sudah didapatkan pada saat kedatangan dan kepulangan mahasiswa baru.

Bagikan: