Dalam mengembangkan sebuah generasi yang bermutu tidak lepas dari campur tangan dari peran seorang tenaga kependidikan. Kita mengenal mereka, seorang guru yang selalu kita sebut jika menyangkut dengan pendidikan. Seperti yang kita ketahui tugas pokok seorang guru ialah mentransferkan ilmu yang sudah ia pelajari sebelumnya kepada para siswa. Berbagai metode pengajaran yang berusaha mereka terapkan untuk dapat diterima dengan mudah dengan siapapun yang mereka ajarkan. Tidak mudah untuk menguasai apa yang akan mereka sampaikan. Perjuangan, pengalaman mereka lalui untuk dapat menjadi suri tauladan yang baik. Jika melihat bagaimana upaya para guru, sudah pasti dapat kita tebak bagaaimana beban yang dipikul oleh mereka bukan. 

Lalu pernahkah terpikir oleh kita bagaimana isi hati mereka ?

Pertanyaan itu yang harus terpikirkan oleh kita. Bagi seorang guru yang memiliki jiwa pengajar sesungguhnya didalam dirinya, mereka tulus dalam mengajarkan apa yang mereka ketahui kepada murid-muridnya. Bagi mereka yang bersungguh-sungguh, pendidikan adalah yang paling penting dan menurut mereka semua orang bisa mendapatkannya. Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia salah satu usaha untuk  meningkatkan  kualitas  sumber  daya manusia. 

Menurut UU No. 14 Tahun 2005 kualitas manusia yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia pada masa yang akan datang adalah yang mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan bangsa lain di dunia. Kualitas manusia Indonesia tersebut dihasilkan melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Dengan itulah mereka ingin seorang anak, seorang penerus yang berkualitas, menjadi seseorang yang memiliki bekal yang tidak ada habisnya yang nantinya akan terus diturunkan pada generasi selanjutnya. 

Untuk mewujudkan semua itu mereka mengajar tanpa pamrih. Tidak mengharapkan imbalan yang besar, yang mereka inginkan hanyalah melihat orang yang mereka ajar berhasil meraih apa yang mereka inginkan. Ikhlas, satu kata yang cocok yang menggambarkan perasaan mereka yang mereka selalu tanamkan pada diri mereka. Tidak masalah jika harus berjalan jauh melewati jalan kecil, tidak masalah walau akses sulit didapat. Walaupun perubahannya nampak kecil, namun sudah sangat berarti upayanya. Untuk itulah hargai setiap jasa mereka, beri dukungan pada mereka. Karena bukan hanya kita yang harus menerima dukungan, tetapi meraka para guru yang sebenarnya juga perlu menerima dukungan. Semangat mengajar, dan ketulusan mereka sangatlah penting yang harus tetap dipertahankan. 

“Selamat Hari Guru” yang diperingati setiap 25 November.

Bagikan: