Pada Desember 2021 lalu, gabungan 3 bidang LEM FTI UII yaitu Bidang Kreasi Mahasiswa, Bidang Keilmuan, serta Bidang Kegiatan Aksi dan Strategi berhasil menyelenggarakan acara yang bernama FTI Fest. Mengingat adanya pandemi Covid-19, acara FTI Fest 2021 dilaksanakan secara daring dengan mengusung tema “Kompetitif, Nasionalis, dan Dinamis”. Dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut sejak 13 Desember 2021, FTI Fest berusaha memberikan wadah bagi mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia untuk menyalurkan minat dan bakatnya di tengah pandemi sekalipun.

“Untuk tema tahun ini kita ambil meningkatkan jiwa yang kompetitif, nasionalis, dan dinamis, agar mampu berinovasi. Dimana kompetitif disini itu kita ingin mahasiswa yang ada di FTI ini meningkatkan jiwa untuk dapat berkompetisi di bidang akademis maupun non akademis.  Kemudian untuk nasionalisnya itu mahasiswa FTI UII harus meningkatkan rasa cinta tanah air terhadap negerinya sendiri, untuk dinamikanya itu dimana kita menyesuaikan dengan keadaan kita yang sedang mengalami pandemi, harus beradaptasi dengan keadaan, selalu bisa berinovasi mampu membawa perubahan di lingkungan sekitar apapun keadaannya”, ujar Muhammad Andika Faturahman selaku Ketua SC FTI Fest 2021.

FTI Fest adalah acara Porseni, Pekan Olahraga dan Seni, tingkat fakultas yang terdiri dari beberapa rangkaian acara. Mulai dari rangkaian acara perlombaan yang terdiri dari dua kategori diantaranya perlombaan akademis dan non akademis. Business Plan Competition dan LEVITASI (Lomba Inovasi Teknologi Fakultas Teknologi Industri) merupakan dua rangkaian acara perlombaan akademis. Adapun non akademis terdiri dari Virtual Singing Competition dan e-sport PORSENI Online pertandingan PUBG Mobile, Valorant, serta Mobile Legend Bang Bang.

Setiap perlombaan memiliki target slot peserta yang harus dipenuhi, namun panitia harus menghadapi kenyataan buruk bahwasanya terdapat beberapa slot yang disediakan tidak terpenuhi. Hal ini menandakan kurangnya antusias mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia terhadap acara FTI Fest 2021. Selain penyebaran informasi yang mungkin dirasa kurang, Andika selaku ketua SC juga mengungkapkan adanya kebingungan dalam menentukan lomba-lomba daring apa saja yang sesuai dengan minat mahasiswa, apakah mahasiswa dapat memenuhi slot yang disediakan, dan kurangnya backup line. Antisipasi dari panitia FTI Fest terkait kekurangan slot adalah dengan melakukan pembuatan beberapa rundown seperti rundown cepat, rundown lambat, dan rundown utama.

Selain rangkaian acara perlombaan, untuk mendukung unsur tema nasionalitas dari mahasiswa FTI UII diselenggarakan juga webinar nasional yang bertemakan “Hak Asasi Manusia” dengan dibersamai oleh Bapak Ifdhal Kasim, S.H, LL.M. sebagai narasumber. Kemudian pada acara puncak FTI Fest 2021 panitia menghadirkan Mitty Zasia, salah satu penyanyi Indonesia yang sempat booming ketika meng-cover lagu Sesuatu Di Jogja karya Adhitia Sofyan, sebagai main guest star. Penampilan Mitty Zasia ditayangkan melalui live streaming menggunakan channel Youtube FTI Fest 2021. Panitia mengaku sempat mengalami sedikit kendala sinyal ketika melakukan live streaming, namun jumlah penonton dirasa sudah sangat memenuhi ekspektasi.

“Sebelumnya kami sudah berbicara dengan vendornya dan kami tidak terlalu berekspektasi, bahwasanya di hari itu akan ada hujan deras, jadi sinyalnya terputus. Tetapi untungnya tidak terlalu menghambat bagaimana acara itu berjalan”, ujar Andika selaku Ketua SC FTI Fest 2021.

 

Baca Juga:  Penyelewengan Dana Triwulan oleh Wakil Mahasiswa

Editor: Zenta Hapsari Elfariani

Sumber Foto: Channel Youtube FTI Fest 2021

Bagikan: